Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Kedzaliman

Ayat alquran tentang kedzaliman – Dzalim berarti meletakkan sesuatu bukan pada tempatnya, kebalikan dari sifat adil. Kedzaliman adalah perbuatan yang sangat bertentangan dengan ajaran islam yang sangat menjunjung tinggi prinsip-prinsip keadilan. Termasuk dalam cakupan makna dzalim adalah perbuatan melampaui batas serta melanggar hak-hak orang lain. Karena itu, perbuatan dzalim seringkali dilambangkan dengan sifat kejam, tidak berperikemanusiaan, bengis, penganiayaan, ketidakadilan, dan lain sebagainya.

Kedzaliman termasuk perbuatan tercela yang memiliki bahaya sangat besar, bukan hanya bagi pelakunya tapi juga menimbulkan kerusakan bagi orang lain. Saking dahsyatnya potensi kerusakan yang diakibatkan dari perbuatan dzalim ini, Allah SWT bahkan mengharamkan sifat dzalim untuk diri-Nya sendiri. Dalam sebuah hadis qudsi, Allah SWT berfirman, “Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan sifat dzalim untuk diri-Ku dan juga mengharamkan sifat dzalim di antara kalian, maka janganlah kalian saling berbuat dzalim.” (HR. Muslim)

Tidak ada sisi kebaikan dari sifat dzalim. Oleh karena itu, sudah sepantasnya bagi seorang muslim untuk menjaga dirinya dari sifat dzalim dalam berbagai bentuknya. Baik kedzaliman antara dirinya dengan Allah seperti dengan berbuat kesyirikan, kedzaliman antar sesama manusia seperti berbuat dosa sosial, maupun kedzaliman terhadap diri sendiri yang mencakup seluruh perbuatan dosa yang akan membawa kerugian bagi dirinya sendiri.

Kumpulan Dalil Ayat Alquran Tentang Kedzaliman

Tidak kurang dari 289 kali kata dzalim dan yang seakar dengannya disebutkan dalam alquran. Hal ini menunjukkan bahwa kedzaliman bukanlah perkara sepele sehingga Allah banyak sekali memberikan peringatan tentang sifat tercela ini. Berikut ini beberapa ayat alquran tentang kedzaliman yang bisa kita jadikan sebagai bahan kajian mengenai bagaimana alquran berbicara tentang kedzaliman.

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَظَلَمُوا لَمْ يَكُنِ اللَّهُ لِيَغْفِرَ لَهُمْ وَلَا لِيَهْدِيَهُمْ طَرِيقًا

Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan melakukan kedzaliman, Allah tidak akan mengampuni mereka dan tidak pula akan menunjukkan kepada mereka jalan (yang lurus). – (Q.S An-Nisa: 168)

أَلَمْ يَأْتِهِمْ نَبَأُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ قَوْمِ نُوحٍ وَعَادٍ وَثَمُودَ وَقَوْمِ إِبْرَاهِيمَ وَأَصْحَابِ مَدْيَنَ وَالْمُؤْتَفِكَاتِ أَتَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ فَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Apakah tidak sampai kepada mereka kabar tentang orang-orang sebelum mereka, yaitu kaum Nuh, ‘Ad, Tsamud, kaum Ibrahim, penduduk Madyan, dan juga penduduk negeri-negeri yang telah musnah? Para Rasul telah datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Allah tidak berbuat dzalim kepada mereka, akan tetapi merekalah yang mendzalimi diri mereka sendiri. – (Q.S At-Taubah: 70)

وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا الْقُرُونَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَمَّا ظَلَمُوا وَجَاءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ وَمَا كَانُوا لِيُؤْمِنُوا كَذَلِكَ نَجْزِي الْقَوْمَ الْمُجْرِمِينَ

Dan sungguh, telah Kami binasakan umat-umat sebelum kamu, yaitu tatkala mereka berbuat dzalim, padahal para rasul mereka telah datang membawa keterangan-keterangan yang nyata, namun mereka sama sekali tidak mau beriman. Demikianlah Kami berikan balasan kepada orang-orang yang berbuat dosa. – (Q.S Yunus: 13)

إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ النَّاسَ شَيْئًا وَلَكِنَّ النَّاسَ أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Sesungguhnya Allah tidak mendzalimi manusia sedikit pun, akan tetapi manusia itulah yang mendzalimi dirinya sendiri. – (Q.S Yunus: 44)

وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِرُسُلِهِمْ لَنُخْرِجَنَّكُمْ مِنْ أَرْضِنَا أَوْ لَتَعُودُنَّ فِي مِلَّتِنَا فَأَوْحَى إِلَيْهِمْ رَبُّهُمْ لَنُهْلِكَنَّ الظَّالِمِينَ

Dan orang-orang kafir berkata kepada rasul-rasul mereka, “Sungguh kami akan mengusir kamu dari negeri kami atau kamu benar-benar kembali kepada ajaran agama kami.” Maka Tuhan pun mewahyukan kepada mereka, “Sungguh akan Kami binasakan orang-orang yang dzalim itu.” – (Q.S Ibrahim: 13)

وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الْأَبْصَارُ

Dan janganlah kamu mengira bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang dzalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka hingga hari yang ketika itu mata mereka terbelalak. – (Q.S Ibrahim: 42)

وَتِلْكَ الْقُرَى أَهْلَكْنَاهُمْ لَمَّا ظَلَمُوا وَجَعَلْنَا لِمَهْلِكِهِمْ مَوْعِدًا

Dan Kami telah membinasakan penduduk negeri itu tatkala mereka berbuat dzalim, dan Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka. – (Q.S Al-Kahfi: 59)

أَسْمِعْ بِهِمْ وَأَبْصِرْ يَوْمَ يَأْتُونَنَا لَكِنِ الظَّالِمُونَ الْيَوْمَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

Alangkah tajamnya pendengaran mereka dan alangkah terangnya penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kami. Akan tetapi orang-orang yang dzalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata. – (Q.S Maryam: 38)

وَعَنَتِ الْوُجُوهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِ وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا

Dan semua wajah tertunduk di hadapan (Allah) Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan sungguh merugi orang yang berbuat kedzaliman. – (Q.S Thaha: 111)

وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَا يَخَافُ ظُلْمًا وَلَا هَضْمًا

Dan barang siapa mengerjakan amal kebajikan sedang dia beriman, maka dia tidak perlu khawatir akan perlakuan dzalim (terhadapnya) dan tidak (pula khawatir) akan pengurangan haknya. – (Q.S Thaha: 112)

وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَإِنْ كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا وَكَفَى بِنَا حَاسِبِينَ

Dan Kami akan meletakkan timbangan keadilan pada hari Kiamat, maka tidak ada seorang pun yang merasa dirugikan walau sedikit, sekalipun hanya seberat biji sawi, pasti Kami akan mendatangkan (balasannya). Dan cukuplah Kami yang membuat perhitungan. – (Q.S Al-Anbiya: 47)

وَجَحَدُوا بِهَا وَاسْتَيْقَنَتْهَا أَنْفُسُهُمْ ظُلْمًا وَعُلُوًّا فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُفْسِدِينَ

Dan mereka mengingkarinya karena kedzaliman dan kesombongannya, padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan. – (Q.S An-Naml: 14)

وَوَقَعَ الْقَوْلُ عَلَيْهِمْ بِمَا ظَلَمُوا فَهُمْ لَا يَنْطِقُونَ

Dan berlakulah perkataan (janji azab) atas mereka disebabkan karena kedzaliman mereka, maka mereka tidak bisa berkata-kata lagi. – (Q.S An-Naml: 85)

وَمَا كَانَ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرَى حَتَّى يَبْعَثَ فِي أُمِّهَا رَسُولًا يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِنَا وَمَا كُنَّا مُهْلِكِي الْقُرَى إِلَّا وَأَهْلُهَا ظَالِمُونَ

Dan Tuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri, sebelum Dia mengutus seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka di negeri tersebut. Dan tidaklah Kami membinasakan suatu negeri, kecuali karena penduduknya melakukan kedzaliman. – (Q.S Al-Qasas: 59)

فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Maka Kami azab masing-masing dari mereka karena dosa-dosanya. Di antara mereka ada yang Kami timpakan hujan batu kerikil kepadanya, ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan ada pula yang Kami tenggelamkan. Allah sama sekali tidak berbuat dzalim terhadap mereka, akan tetapi merekalah yang mendzalimi diri mereka sendiri. – (Q.S Al-Ankabut: 40)

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَى قَوْمِهِ فَلَبِثَ فِيهِمْ أَلْفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمْسِينَ عَامًا فَأَخَذَهُمُ الطُّوفَانُ وَهُمْ ظَالِمُونَ

Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka dia pun tinggal bersama mereka selama seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka dilanda banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang dzalim. – (Q.S Al-Ankabut: 14)

أَوَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ كَانُوا أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَأَثَارُوا الْأَرْضَ وَعَمَرُوهَا أَكْثَرَ مِمَّا عَمَرُوهَا وَجَاءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ فَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Dan tidakkah mereka berkelana di muka bumi lalu menyaksikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul)? Orang-orang itu lebih kuat dari mereka (sendiri), mereka telah mengolah dan memakmurkan bumi melebihi dari apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka para rasul dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah sama sekali tidak berlaku dzalim kepada mereka, aka tetapi merekalah yang berlaku dzalim terhadap diri mereka sendiri. – (Q.S Ar-Rum: 9)

فَيَوْمَئِذٍ لَا يَنْفَعُ الَّذِينَ ظَلَمُوا مَعْذِرَتُهُمْ وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُونَ

Maka pada hari itu tidak lagi bermanfaat permintaan maaf orang-orang yang berbuat dzalim, dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat lagi. – (Q.S Ar-Rum: 57)

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ وَمَنْ أَسَاءَ فَعَلَيْهَا وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّامٍ لِلْعَبِيدِ

Barangsiapa mengerjakan kebajikan maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri, dan barangsiapa berbuat keburukan maka (dosanya) menjadi tanggungan dirinya sendiri. Dan Tuhanmu sama sekali tidak mendzalimi hamba-hamba-Nya. – (Q.S Fusshilat: 46)

وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

Dan balasan bagi suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa. Tetapi barangsiapa mau memaafkan dan membalasnya dengan berbuat baik (kepada orang yang berbuat jahat), maka pahalanya atas tanggungan Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang berbuat dzalim. – (Q.S Asy-Syura: 40)

وَلَمَنِ انْتَصَرَ بَعْدَ ظُلْمِهِ فَأُولَئِكَ مَا عَلَيْهِمْ مِنْ سَبِيلٍ

Dan sungguh orang-orang yang membela diri setelah didzalimi, maka tidak ada alasan untuk menyalahkan mereka. – (Q.S Asy-Syura: 41)

Itulah beberapa ayat alquran tentang kedzaliman yang tersebar dalam berbagai surat dalam alquran. Semoga kumpulan ayat alquran tentang kedzaliman ini bisa menjadi rambu-rambu bagi kita untuk senantiasa menjauhkan diri dari sifat dzalim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here